hari ini saya di sibukkan oleh BAB III, BAB paling keramat dalam makalah KP yang harus saya sodorkan minimal hari sabtu, atau kalau masih mungkin saya ingin sodorkan besok…walaupun agak sore, namun saya ingin sekali cepat menyelesaikan semuany…atau setidaknya, agar saya bisa tenang dan menjalani sisa waktu sebelum ujian dengan “santai!”. seperti kata bang Rhoma Irama.
namun apa mau di kata…sepertinya penyakit “inkonsistensi” masih berlangsung sampai saat ini, bahkan saya sendiri susah sekali berfokus kepada yang saya ingin kerjakan, dan apa yang harusnya saya kerjakan…
“there’s to much distraction!”
begitu pikiran saya berkata…dan begitulah dia mewujudkannya. seakan begitu banyak dinding penghalang untuk mengerjakan suatu hal. dan entah kenapa, mungkin karena saya terpengaruh “Panda”, akhir-akhir ini saya suka sekali ketiduran lebih awal…
dulu biasanya saya biasa tidur jam 2-3, atau jam 4…malah sering jam 5. mirip dengan ayam…bedanya saya tidak berkokok…
namun kali ini, setiap kali ada masalah, saya ingin sekali membaringkan kepala saya yang lelah, sejenak untuk menyentuh tempat empuk bernama “kasur”, apalagi jika dipikirkan secara logika…
“tidur adalah kesempatan dimana otak kita beristirahat!”
dan lebih parahnya lagi, titik inkonsistensi ini muncul pada saat yang tidak tepat. muncul pada saat saya ingin menyelesaikan makalah KP saya, bahkan muncul dengan cepat dan tiba-tiba…apalagi saya di tinggalkan si Panda yang memang selalu lebih dahulu meluncur ke kasur. hanya beberapa baris sms terakhir yang dia kirimkan untuk saya…
“met tidur ya…”
OMG! dia nyuruh gw tidur, pada titik inkonsistensi dalam stadium gawat, dan dalam keadaan genting…
akhirnya saya memutuskan untuk menghilangkan titik inkonsistensi ini dengan cara minum kopi. berharap caffeinnya cepat sampai ke otak, dan memberikan stimulus kepada saya untuk melanjutkan apa yang harusnya saya kerjakan…secara konsisten dan bertahap…karena jujur, masih banyak sekali yang belum saya kerjakan!
namun bukannya membantu, saya malah jadi berbaring di sofa…untuk ada teriakan kecil di telinga, seperti berkata…
“bangun ADI!! kamu harus ngerjain itu MAKALAH!! atau kamu ga bakalan SKRIPSI!”
dan pada point berikutnya saya berusaha bangun, dan mengambil sebungkus Chitato di dalam tas…ada beberapa batang coklat Cadbury yang menunggu untuk di lahap…saya harap titik konsentrasi saya bisa kembali dengan beberapa makanan ini…
dan ketika post ini di tulis…saya sedang memandang kosong tentang apa yang disebut Class Diagram…berusaha memetakan otak saya untuk mencerna class diagram tersebut…dan mencoba berpikir…
kapan semua ini bakalan berakhir…
lalu batin saya berkata…otak saya mendukung…hati saya menggerakan…
“ketika kamu tersenyum dan berkata, I DID IT!”, setelah kamu menyelesaikan BAB III..and you can go sleep…
wismilak…
…