install the Axioo using USB Flash Drive

setelah beberapa hari yang lalu “si putih cantik” ini mengalami masalah pada layarnya, dikarenakan terjadi kebocoran pada system perairan di dalam layar yang menampung diode berbentuk cair ini…

setelah itu saya mulai merasakan kalau komputer saya sekali lambat, dan hal ini bisa dipastikan karena…

  1. begitu banyak data sampah di dalam komputer saya
  2. harddisk space yang mengecil (hanya tersisa 200 MB di drive C:\ which is mempengaruhi performa secara keseluruhan…)

akhirnya saya membeli sebuah Blank CD-R, dan membakar Windows XP Service Pack 3 Original yang saya dapatkan dari MSDNAA, setidaknya saya menggunakan Windows original saat ini…

sebenarnya selain file ISO yang harus di bakar dengan CD-R saya juga memiliki sebuah CD Windows XP SP3 (Tablet and Desktop) original yang kini di gunakan oleh Om saya…dan yang menjadi masalah adalah…

“saya tidak memiliki serial number-nya!”

yang membuat saya membatalkan niat untuk menginstall Windows XP SP3 yang saya miliki, dan melanjutkan untuk menginstall Windows XP SP3 yang berasal dari MSDNAA.

setelah semua proses burning selesai…maka saya pun memulai proses install Windows XP seperti biasa…namun apa mau dikata, penyakit turunan yang saya dapatkan ketika membeli akhirnya muncul…

“CD hasil Burn terbaca dengan lambat, dan menyebabkan proses install selalu berhenti di tengah-tengah!”

which makes me feel…ANGRY!

dan saya sadar ada beberapa kemungkinan kesalahan…

  1. saya memang mendapatkan DVD-RAM yang memiliki kualitas yang buruk
  2. CD-R yang saya gunakan memiliki kualitas buruk

saya coba keluarkan CD-R dan memasukannya ke dalam drive CD-RW di komputer desktop dan…”whala”…everything goin’ fine…jadi saya coba patahkan teori ke-2 saya..yaitu : “CD-R ini berkualitas baik!

akhirnya saya mencoba menginstall dengan CD Windows XP SP3 Original yang memang saya miliki, dan seluruh proses install berjalan dengan mulus dan lancar…tanpa hambatan dan benar-benar cepat…hal ini mengakibatkan teori ke-1 saya pun gugur…yaitu : “DVD-RAM saya baik-baik saja…

akhirnya saya coba install kembali Windows XP hasil burn tersebut…dan kembali STUCK di 50%! OMG!

akhirnya saya pun mencoba mencari artikel tentang “How to install the Windows XP using flash Drive!”

dibutuhkan beberapa tools seperti usb_prep, dll…dan setelah mencoba seluruh proses…akhirnya dengan sukses berhasil menginstall Windows XP menggunakan USB…dan ketika instalasi selesai, saya lalu berpikir…

“I need a new flash drive…”

lalu saya menjawab pertanyaan itu…

“nooo…not a flash drive…an external hard drive!!”

tiba-tiba batin yang lain bilang…

“hey, lets buy a guitar…who cares about flash drive and external hard drive!”

dan Om saya pun berkata…

“tentukan prioritas, dan pilih mana yang paling sesuai menurut kamu!”

lalu saya berkata…

“Okee…I’ll buy a guitar then!”

oops, you got caught!

saya ingin menulis hal ini sebelum saya melupakannya dan menjadikannya sebagai salah satu lipatan pelajaran dalam batin saya, yang nanti mungkin akan di bolak-balik ketika saya mengalami dejavu terhadap kejadian tersebut.

kejadiannya adalah beberapa “pick pocket” atau mungkin “pick handphone” lebih tepatnya, yang sedari dulu sering saya dengar berulah di angkutan umum di ibukota Jakarta, but somehow, might be 2 days ago was my luck (or bad luck). jadi saya bisa melihat para “pick pocket a.k.a pick handphone” itu beraksi secara LIVE, nyata di depan mata saya…bahkan saya menjadi pemeran utama pada adegan itu.

2 hari yang lalu, saya sedang dalam perjalanan menuju kampus, hari itu ujian Web Database, so daripada berlama-lama di angkutan umum, maka saya memberanikan diri membuka handphone Samsung i780 saya dan membuka beberapa slide presentasi Web Database. lumayan untuk mempersiapkan diri menjelang ujian, beberapa jam lagi.

awalnya perjalanan sepi, dan biasa-biasa saja…hingga seseorang masuk dan duduk di depan saya. saya tidak curiga, dan masih melanjutkan untuk membaca presentasi.

masalah dimulai ketika ada seseorang yang duduk di depan saya (kebetulan saya duduk di pojok angkutan umum!), lalu muncul seseorang lagi yang duduk di sebelah orang tersebut. jadi total dari hanya terisi 1 orang, yaitu saya saja. kini bertambah 2 orang lagi.

tidak beberapa lama angkot penuh dengan cepat. WOW! amazingly, saya dijaga kewaspadaannya (ini pasti gara-gara Catur Sanakthank’s my pals! ;) ), dan ketika saya dihidupkan kewaspadaannya. maka seluruh rangkaian aksi ini dimulai.

pertama-tama, orang yang ada 2 baris di samping saya mulai merasa mual-mual, dia meludah, dan mengenai jendela. untungnya tidak mengenai saya, orang disebelah saya mencoba membantu dengan mencarikan tissue, dan pindah tempat duduk. jadi sekarang posisinya adalah:

pick pocket ; orang mual ; saya

saya pun mencoba membantunya untuk membuka jendela namun dia malah menutup kembali, lalu berkata…

“maaf ya mas…saya mual”, dan orang disebelahnya menimpali, seperti bermaksud untuk menolong. “maaf mas, tissuenya abis…”

coba ingat-ingat dialog diatas, jika anda bertemu dengan dialog itu, maka bersiaplah mungkin anda sudah masuk kedalam scene pencurian hari itu.

setelah itu beberapa orang tersangka lain menggeser-geser tempat duduk sehingga, hanya tersisa 2 tempat kosong. tidak beberapa lama, tempat itu diisi oleh orang yang mencari tissue tadi, jadi sekarang susunan duduk di angkutan umum adalah.

pick pocket ; kosong ; tersangka juga ; anak sma ; pemeran pembantu

kosong ; orang mual ; saya

tidak beberapa lama, saya merasa kalau situasi sudah tidak begitu aman, sehingga handphone saya masukan kedalam kantong celana. si pemeran pembantu yang memberikan saran, ketika saya teliti, saya jadi curiga, memang orang yang pertama naik ini adalah pemeran pembantu, mungkin saja termasuk salah satu tersangka.

akhirnya setelah saya memasukan HP saya, tiba-tiba orang mual itu kejang-kejang dan menubruk saya, dan saya diperintahkan untuk pindah. karena cuma ada 1 bangku kosong, maka dipastikan secara logika, ataupun algoritma manapun, saya pasti akan pergi ketujuan itu.

namun saya sadar, there’s a scene that created on it. jadi saya mengambil tas saya dengan tangan kiri, dan memegang saku celanan saya dengan tangan kanan. setelah duduk saya memposisikan tas itu di atas tangan kanan saya yang memegang tas. sehingga tangan kanan saya tidak terlihat sedang memegangi handphone.

tiba-tiba ketika saya baru duduk, orang-mual-yang-berubah-menjadi-ayan itu menarik-narik celana anda.

hal itu patut di garis bawahi, bahwa sebenarnya untuk mencuri dan mempermudah mengambil barang anda, maka pencuri menarik-narik celana anda, sehingga anda tidak merasa ketika kantong anda di raba. cara lainnya selain menjadi manusia-menjijikan-yang-mual-trus-ayan, adalah pura-pura menjadi tukang pijat.

ketika dia menarik celana saya, maka saya semakin menahan HP saya dengan tangan kanan saya, sedangkan tangan kiri menyeimbangkan tas, agar tidak terjatuh dan tangan saya terlihat oleh orang disebelah saya. tidak beberapa lama dia menggeser tempat duduknya, terlihat seperti ingin membantu orang-mual tersebut, dan menaruh tasnya diatas tas saya…sehingga saya tidak bisa melihat tangan kanannya (posisi yang sama seperti saya).

dan ketika ia mencoba mendekat ke orang yang mual, dia menjulurkan tangannya dan mencoba merogoh handphone yang ada disaku saya, yang mana masih di tarik-tarik oleh orang ayan di depan saya ini.

namun apa mau dikata, karena saya sudah sadar, bukannya hanphone yang di tangkap, namun malah tangan saya yang terpegang. akhirnya saya melihat wajahnya, lalu memasang senyum tolol, seperti berkata…

“LOSSSSEEEEEEERRRRRR!!!”

lalu saya tertawa kecil sambil memandang sinis wajahnya, orang itu terjebak dengan keringat dingin. tidak beberapa lama orang mual itu keluar, dan orang yang berada di sebelah saya berpindah posisi menjadi ke posisi di tempat orang mual tadi berada.

tidak beberapa lama dia turun, dan saya masih saja menatapnya sinis sambil berkata sekali lagi…

“LOSSSSSEEEEEERRRRR!!!!”

mungkin kalau saja, saya punya teman dan memiliki backup yang banyak…hari itu saya sudah bawa mereka ke kantor polisi Kebon Jeruk yang terletak dekat dari lokasi kejadian…sayangnya, kalaupun saya berteriak maling, maka saya paling cuma melawan orang itu sendiri, sedangkan dia bersama beberapa orang temannya!

bukannya saya takut, tetapi lain kali ketika saya melihat orang itu…naik kembali ke angkot yang sama…maka saya akan tertawa dan berteriak…

“tolong HP nya di jaga…”

oops, you got caught! :p …

Saturday morning tragedy!

gw ga tau kemaren makan apaan, semalem tidur mimpi apaan, tapi yang jelas di hari sabtu ini, ketika gw terbangun gw melihat sebuah headset terletak di bawah laptop gw…tergencet di antara LCD gw…dan menyebabkan…

LCD GW HANCUR!!!

oh my God, langsung panik…dan buru-buru cari informasi harga LCD baru nya dan…OMG, harganya sampe 2.5 juta…

seketika dunia berhenti, dan gw langsung berpikir!

DARIMANA GW BISA DAPET DUIT SEBANYAK ITU!

nyokap gw ga bakalan ada…gw pun ga punya tabungan sebanyak itu…jadi?! mau ga mau, kayanya gw bakalan ngediemin laptop ini dolo…sementara gw pake layar external aja, buat ngopi data yang penting…dan kalo udah ada duit, baru gw benerin ini laptop…

kenapa bisa terjadi seperti ini?!

pertama-tama kemaren malem gw download Numb3rs Season 5 episode 19, dan beberapa Season 4…akibatnya gw harus nunggu 3 jam buat donlo 1 GB lebih…daripada gw bengong, meluncurlah gw ke kamar buat tidur…

laptop gw biarin “kebuka” dikit, biar ga stand-by…

dan gw tidur…

besok nya, ketika gw bangun gw ngeliat kok laptop gw kebukanya ga beres…ada headset di dalemnya, trus siapa yang nutup…dan pas gw liatin ada retakan di LCD gw langsung panik, dan coba idupin…dan bener rupanya…

LCD LAPTOP GW PECAH!

gw panik, mikirin semuanya…

  • kerjaan gw…
  • tugas gw…
  • file-file gw…

dan semua hal yang ga bisa di lakukan kalo ga ada laptop…

oh my God!!! sekarang gw cuma bisa pasrah dan nelpon nyokap…kayanya sih bakalan gw tahan terus sampe UAS, baru gw benerin…

jadi rest in peace untuk sejenak laptop…I’ll revive you sooner or later! :)

why we twitter?!

hari ini saya menonton Youtube, untuk menghilangkan jenuh…bukannya bersibuk ria coding memperbaiki situs dan project yang di kejar deadline, namun saya memilih duduk sebentar dan menonton youtube untuk menghilangkan penat…

hari ini saya lupa sarapan, dan tidak makan siang di akibatkan mata yang lelah dan mengantuk…dan ketika terbangun saya harus dengan segera mengajar, untuk itu saya membeli segelas es teh manis dari warung padang di sebelah Evo Beta. namun baru beberapa teguk, air nya terasa seperti bumbu ayam di masakan padang…rupanya bumbu pun di gunakan pada teh ramuan rumah makan padang…benar-benar inovatif, sayang sekali saya kurang hal inovatif untuk urusan seperti itu!

akhirnya saya menahan haus yang mengakibatkan laringithis saya kambuh…sudah terasa “seret” di sekitar tenggorokan, dan saya cuma bisa berharap…”semoga pelajaran ini cepat selesai! dan saya bisa pulang dan minum!”

sampai di rumah, maka saya makan…ganti baju lalu…bersantai di depan komputer…hingga saya di kagetkan oleh sebuah video lucu… :)

berjudul Twouble with Twitters.

saya sudah tahu seperti apa situs twitter, namun disana saya di hadapkan pada pernyataan…”how absurd that you want every people want to know about you, and you want to know about what people do’!”

seketika saya bepikir…

“iya, ya … aneh juga … masa iya gw lagi makan gw tulis ke internet, supaya orang tau kalo hari ini gw makan MIE! apa iya setelah gw nulis itu ada yang ngirim BEBEK PEKING ama gw?!”

makan mie nya emang salah…tapi kalo pingin bebek pekingnya bener…dan kalaupun ada yang mau memberi, jangkan sungkan untuk memberikan sedikit kepada saya…

tapi seketika saya mencoba menarik kesimpulan…kenapa kita ingin dan terobsesi dengan “twitter”???

apakah karena sebenarnya kita ini haus akan “perhatian”, dan membutuhkan sarana untuk melepaskan semua keluh dan kesah yang kita dapatkan…entah itu karena anda terpleset di lantai licin, atau mungkin karena anda melihat diri anda di cermin…maka anda merasa anda perlu menulis semua itu…

jadi seberapa besar sih sebenarnya perhatian yang kita perlukan??? banyak sekali…kita perlu perhatian sangat banyak…bahkan mungkin countless…karena dengan perhatian kita merasa bahwa ada yang perduli, dan menghargai diri kita…sehingga secara tidak langsung kita bisa merasa kalau kita itu “berharga”…namun orang yang berharga harusnya “menghargai” orang lain, bukan “diperhatikan” orang lain…setidaknya itu kalau menurut pikiran saya.

tapi kenapa Twitter begitu mewabah?? hingga e-mail saya penuh dengan ajakn twitter?? mungkin karena semua ingin menuangkan perasaannya…walaupun hanya sebatas 140 karakter…dan selama itu tidak menganggu, serta meresahkan…maka menurut saya itu sah-sah saja di mata Tuhan…

namun saya lebih memilih mengungkapkan lebih dari 140 karakter…dengan berlama-lama menulis di Blog…walaupun saya tahu, kalau yang membaca hanya saya dan diri saya sendiri… :)

setidaknya saya tidak begitu ingin di perhatikan, namun saya lebih ingin mengungkapkan perasaan apa yang ada pada saya…urusan orang lain akan membaca atau tidak…tidak masuk dalam hitungan saya…

that’s why I’m still hanging on blogging…

saya mau bikin HP!

akhir-akhir ini yang paling sering gw lakukan adalah “ngulik” HP…bahkan gitar gw aja sampe terlantar karena ga pernah di genjreng, ampli gw lumutan soalnya emang kebetulan lantai lembab…tapi intinya, karena kesibukan kuliah + kerja + maenan baru…akhirnya gw harus merelakan tidak mengenjreng gitar dalam waktu yang lama…paling cuma 1 menit, 2 menit, 3 menit…ato sejam lah…ga usah lama-lama…

yang gw perhatikan selama “nguprek” ini HP, hal yang saya saksikan, begitu banyaknya resource yang tersedia untuk mengubah dan memperindah HP ini…semakin di cari, maka semakin dalam…walaupun dalam keadaan titik stagnan, namun terus ada hal-hal baru yang muncul…mungkin kalimat “mati satu tumbuh seribu” tidak tepat untuk kepahlawanan pada jaman ini…tapi lebih kepada “resource HP yang berlimpah!”

ada orang yang rela menyisihkan waktunya untuk membuat ROM sendiri, mengoprek OS resmi dari Windows, sehingga bisa berperforma lebih baik…melakukan pengubahan terhadap aplikasi pada suatu jenis Handphone agar bisa di gunakan Handphone lain…dan begitu juga sebaliknya…sehingga orang yang tidak memiliki Handphone pun bisa merasakan sensasi yang sama dengan orang yang benar-benar memiliki…kita benar-benar di manjakan resource, internet, dan teknologi…

lalu iseng saya berpikir, kalau semua orang memberikan kontribusi, dan resource yang begitu besar…lalu apa yang akan dilakukan vendor???

seperti kita ketahui, banyak sekali vendor-vendor aplikasi memberikan Service Pack yang konon di ciptakan untuk memperbaiki sebuah lubang, namun dalam hal lain, menggali lubang lain…mirip lagu dangdut!

namun di bisnis HP…para vendor hanya perlu diam, dan membiarkan para manusia pemakaianya melakukan perubahan dengan semena-mena, dan mengoprek semua hal…sehingga nantinya hal standard yang disediakan vendor menjadi sebuah barang ajaib…sama halnya merubah sebuah sapu menjadi kendaraan jet…!

dan karena begitu banyak “harry potter”, maka vendor akhirnya benar-benar diam…hingga nanti mungkin akan muncul versi OS yang baru…baru vendor yang mati suri ini akan bergerak lagi…dan setelah bergerak dan mengeluarkan versi yang terbaru, maka dia akan kembali tidur…terlelap…seperti beruang yang hibernasi!

ahhh, begitu enaknya…cukup mencipta, lalu membiarkan yang lain memperbaikinya, mengoptimalisasinya, dan kita cukup menikmatinya…karena toh, tidak ada yang komplai, karena tidak adanya service pack dari si vendor…asiiiikkk sekali…

maka dengan itu saya memutuskan…

“SAYA MAU BIKIN HP!”

bikin os…trus di bagiin…jadi OS nya bisa berkembang terus…dan gw cukup tidur…dengan nama yang terus disebut-sebut…ahh indahnya!

mulai belajar untuk merekam…

hari ini setelah disibukkan dengan jadwal mengajar, apalagi tadi sekali lagi “skip” kelas, karena malas untuk masuk ke dalam kelas yang dingin dan pelajaran Artificial Intelligence yang cukup membosankan. akhirnya saya memutuskan untuk duduk di depan kelas membaca novel Candi Murca : Ken Arok, Hantu Padang Karautan, yang akhir-akhir ini menjadi salah satu bacaan yang saya selalu baca dimanapun saya berada. setelah kelas selesai, seperti biasa saya langsung menuju Evo dan mengajar hingga pukul 5.

karena beberapa hal, akhirnya proses mengajar berhenti tepat jam setengah 5, artinya lebih cepat 1/2 jam daripada apa yang dijadwalkan. mungkin karena shift terakhir murid yang datang hanya 1 orang, sehingga pelajaran menjadi lebih cepat berlalu.

ketika saya sampai di rumah, saya segera mengeluarkan laptop dan iseng-iseng untuk mencoba rekaman sekali lagi. dengan bermodal nekat, dan pengetahuan yang kurang dari cukup, maka saya memulai sesi rekaman saya di laptop Axioo TSJ 8162 yang saya cintai ini.

dengan menggunakan software Acoustica MixCraft yang sederhana dan memiliki tampilan yang friendly, maka saya dengan mudah bisa mengoperasikannya, bahkan tanpa perlu bolak-balik membaca help yang tersedia di software tersebut.

setelah beberapa lama berkerja, akhirnya saya bisa menyelesaikan rekaman. walaupun tidak sampai habis, karena capek (rekaman itu walaupun cuma duduk, tapi cape banget…). setelah semua konsep Raw nya selesai, maka saya melakukan Mix Down untuk mencampur lagu-lagu Raw itu menjadi satu.

dan … tadaaaa …. ini lah hasilnya : download.

pada demo itu saya mencoba melakukan cover pada salah satu band kesukaan saya yaitu Depapepe, di sana saya mencoba meng-cover lagu Start yang energic dan penuh gairah dari Depapepe. tune nya indah dan catchy, permainannya simple dan benar-benar indah.

memang masih sangat-sangat jauh dari sempurna, namun setidaknya saya bisa mau belajar dan sedang ingin belajar untuk melakukan recording yang lebih baik. tentu saja dengan alat yang lebih banyak dan hasil yang semoga saja lebih baik…

rekaman itu sulit…

setelah kemarin Behringer UCG-102 Guitar Link tiba di rumah, langsung test drive di laptop. install driver, and “whalla”…terhidanglah sebuah media rekaman untuk seorang gitaris amatiran seperti saya. setidaknya dengan adanya alat ini, hasrat saya untuk memainkan beberapa kunci G-C-D yang saya kuasai bisa terpuaskan. namun seperti yang saya duga…alat ini perlu sebuah bantuan Head Phone supaya saya bisa berinteraksi dengan baik dengan alat ini, dan konyolnya saya tidak punya head phone sama sekali.

saya memutuskan untuk mencarinya di sekitar Binus (besok), namun saya ingin sekali mencari head phone yang lebih bagus dan lebih baik…mungkin jika di sekitar Binus harga headphone bisa 30rb…saya lebih memilih headphone itu di bandingkan hasrat saya memiliki sebuah headphone yang cukup berkelas, namun murah.

Lanjut membaca

windows konyol…

akhirnya saya kena batunya, karena saya menggunakan produk bajakan. windows nya ga beres…masa error mulu. ga parah sih error nya, cuma warning message gitu, yang di lengkapi dengan 3 tombol keramat. “cancel, try again, dan continue”.

biarpun tidak berpengaruh besar terhadap stabilitas (sampe bikin crash, ato kompor meledug…), tapi cukup mengganggu…dan hal ini sering terjadi klo mw nginstall sesuatu…

masa harus gw install ulang lagi (dengan windows bajakan sekali lagi tentu saja [ini orang kok narsis bet yak pake bajakan?]), tapi windows yang tadi udah gw GHOST, jadi klo ada apa-apa tinggal gw GHOST balik…cuma ngeliat windowsnya berantakan begitu…jadi ilfill juga mau nge GHOST, soalnya ntar juga pasti balik-baliknya gitu lagi…ah kesel…

ini karma…hukuman dari bang BIll Gates…ampun bang!!

langsung lo…dari laptop baru…

post ga jelas ini mending ga usah di baca, daripada ngabisin bandwidth, atau gara-gara post ini jadi sembelit selama seminggu. tapi klo emang mau baca, selama klo ada masalah jangan salahin saya ya silahkan aja…saya ga ngelarang kok…

setelah berkutat 1 hari ini menginstall laptop baru (welcome my Axioo), mulai dari masalah CD Windows bajaken yang macet-macetan, sampe harus ngerubah MAC Address biar bisa pake koneksi internet di rumah, hingga menginstall beberapa program yang penting untuk kuliah…

Lanjut membaca

melelahkannya menginstall Axioo TSJ 8162…

kemarin…axioo datang…
axioo ku dari mangga duah…

wkwkwkwk..sepenggal lagu kemaren mengalun di sekitar rumah, tepat jam 6 sore. waktu itu sedang harap-harap cemas menunggu sang kurir yang membawa tunggangan baru saya yang akan saya tunggangi untuk beberapa semester, atau beberapa tahun ke depan.

sebenernya rencana beli Laptop udah ada semenjak semester 1, namun karena Krisis Keuangan, akhirnya baru bisa di wujudkann setelah semester 4 berjalan paruh waktu. tidak masalah sih sebenarnya, kapan hal ini di realisasikan…namun ada beberapa alasan yang cukup kuat untuk membuktikan bahwa “gw harus beli saat ini…”

Lanjut membaca