Paper Craft!

yay…lama ga ke Blog, karena mungkin saya secara tidak langsung, tidak bisa menulis dengan kalimat gaul yang lengkap dengan kurung dimana-mana (seriously), lalu ketika baris kalimat selanjutnya di lanjutkan oleh kurung lagi (seperti ini), dst.

yap, kadang kala I hate the way people write like that. lagipula saya tidak bisa berbicara “gua”, “elo” di dalam sebuah post. writing something kinda makes me a bit formal, I guess.

dan pada dasarnya saya alpha kembali untuk mengisi blog yang sudah pasti tidak ada yang mengunjungi, namun sungguh membahagiakan sekali ketika saya membuka lembar-lembar lama yang sudah saya tulis. beberapa ide yang saya baca di draft, yang kebetulan sampai saat ini sudah ada 32 drafts yang saya abaikan.

oke back to the title! saya punya hobi baru, namanya paper crafting. dari dulu ketika saya pertama kali melihat paper craft saya ingin sekali mencoba, and somehow sekarang baru ada waktu untuk merelasisasikannya menjadi nyata. di mulai dari melihat sebuah foto paper craft saya berencana untuk mencoba membuatnya 1 buah. lalu saya putuskan untuk membuat sebuah Gitar Gretsch White Falcon Double Cutaway yang kebetulan katanya The Most Beautiful Guitar in The World. dan ini juga salah satu gitar impian saya. so let’s roll.

berbekal sketch dari paperguitar.com, sebuah gunting, sekaleng lem kertas, sebuah penggaris dan pick gitar. saya mengerjakan semuanya denga pelan-pelan dan mengikuti instruksi yang ada. and somehow it really fun! bahkan saya sendiri sudah merencanakan beberapa hal yang ingin saya kerjakan for the next paper craft project.

and for some teaser, ini hasil paper craft yang tadi sore berhasil saya selesaikan dengan selamat, aman, dan sejahtera.

Paper Craft Guitar - 1

see the left over paper. yap itu hasil kebinasaan tangan saya menggunting kertas untuk membentuknya menjadi sebuah keranjinan kertas berbentuk gitar. and with some creativity and cell phone camera, saya mencoba berkreasi seperti ini:

Paper Craft Guitar - 2

kinda cute isn’t it? dan ini membuat saya tertarik untuk belajar dan membeli kertas Glossy atau Matte untuk memperbaiki kualitas dari paper craft yang saya buat. might be tomorrow sambil kekampus saya akan singgah sebentar ke toko komputer untuk membeli Glossy Paper atau Matte (hopefully bisa dapet matte yang isi 50 pcs).

end of note, paper craft is fun…and can mess your working table! oh iya jangan ngemil ketika bikin paper craft…sumpah rasa lem itu ga enak!!

gazing the art!

somehow when I can’t sleep, pingin rasanya melakukan sesuatu, misalnya ngoding, atau something that can make my brain think and make it “hurt”…kalo udah pusing, baru rasanya pingin untuk merebahkan diri sejenak di kasur.

kemarin ketika saya tidak bisa tidur, saya menggambar photo Christia Noviana, which is foto itu di ambil ketika dia masih terlihat slim-and-suit!

Christia Noviana

actually, she had a good eye and face shape. sayangnya karena saya mengerjakannya dalam keadaan setengah “trance” (sama seperti saya melakukan tracing Chelsea Olivia, dunno why Chelsea, mungkin karena waktu itu saya melakukannya di komputer adik saya which is penggemar berat Chelsea Olivia), maka saya melupakan unsur-unsur detail, dan lebih banyak bermain gradasi dan sedikit tingkat warna.

but I guess untuk ukuran tracing dan keadaan setengah trance, it quite good! you should say that Tia! bwe… :p …

dan ketika saya terbangun pagi hari, saya sadar kalau saya punya 1 buah project tracing yang belum selesai semenjak Desember Tahun Lalu…yap, tahun 2008, so the project was abandoned for 1 year. what a waste, karena ketika saya membuka project itu saya sadar kalau saya mengerjakan tingkat detail pada kulitnya pada tingkat yang berbeda dari seluruh trace yang saya lakukan, bahkan saya lupa “palette” mana yang saya gunakan di Corel untuk menggambarnya.

akhirnya saya mulai mengerjakan kembali project itu, di mulai dari bulu mata, rambut, tangan, kaleng minuman, dan baju…and whala…it’s finished at the noon with a fine quality!

Dewa Ayu Sukma

I love the expression of the face, shading and shadow, color choosing, dll…I completely fell for it! :D

dan ketika gambar Dewa Ayu Sukma ini selesai, I just said…

“WELL DONE!”

and, some how…when I gazing at the art, ada rasa “fill” dari emptiness yang saya rasakan. membuat saya menjadi fresh, entah memang karena gambar ini, atau karena brownies kukus amanda?!

but, I had 1 project will be going tomorrow…salah satu wanita yang saya “idolakan”, my own Laudya Cintya Bella, yang sayangnya signal unreachable untuk saat ini, lol! :D

Prabha…here I come! :)

mulai belajar untuk merekam…

hari ini setelah disibukkan dengan jadwal mengajar, apalagi tadi sekali lagi “skip” kelas, karena malas untuk masuk ke dalam kelas yang dingin dan pelajaran Artificial Intelligence yang cukup membosankan. akhirnya saya memutuskan untuk duduk di depan kelas membaca novel Candi Murca : Ken Arok, Hantu Padang Karautan, yang akhir-akhir ini menjadi salah satu bacaan yang saya selalu baca dimanapun saya berada. setelah kelas selesai, seperti biasa saya langsung menuju Evo dan mengajar hingga pukul 5.

karena beberapa hal, akhirnya proses mengajar berhenti tepat jam setengah 5, artinya lebih cepat 1/2 jam daripada apa yang dijadwalkan. mungkin karena shift terakhir murid yang datang hanya 1 orang, sehingga pelajaran menjadi lebih cepat berlalu.

ketika saya sampai di rumah, saya segera mengeluarkan laptop dan iseng-iseng untuk mencoba rekaman sekali lagi. dengan bermodal nekat, dan pengetahuan yang kurang dari cukup, maka saya memulai sesi rekaman saya di laptop Axioo TSJ 8162 yang saya cintai ini.

dengan menggunakan software Acoustica MixCraft yang sederhana dan memiliki tampilan yang friendly, maka saya dengan mudah bisa mengoperasikannya, bahkan tanpa perlu bolak-balik membaca help yang tersedia di software tersebut.

setelah beberapa lama berkerja, akhirnya saya bisa menyelesaikan rekaman. walaupun tidak sampai habis, karena capek (rekaman itu walaupun cuma duduk, tapi cape banget…). setelah semua konsep Raw nya selesai, maka saya melakukan Mix Down untuk mencampur lagu-lagu Raw itu menjadi satu.

dan … tadaaaa …. ini lah hasilnya : download.

pada demo itu saya mencoba melakukan cover pada salah satu band kesukaan saya yaitu Depapepe, di sana saya mencoba meng-cover lagu Start yang energic dan penuh gairah dari Depapepe. tune nya indah dan catchy, permainannya simple dan benar-benar indah.

memang masih sangat-sangat jauh dari sempurna, namun setidaknya saya bisa mau belajar dan sedang ingin belajar untuk melakukan recording yang lebih baik. tentu saja dengan alat yang lebih banyak dan hasil yang semoga saja lebih baik…