Mungkin harusnya bukan commitment yang saya tulia pada awal kalimat, tetapi lebih kepada hal yang disebut dilema atau doubtfull.
Saya memandang sebuah relationship sebagai sebuah titik dimana ada sebuah pertanyaan mengenai commitment bersama antar dua insan, dalam hal ini tentu antara adam dan hawa.
Tapi entah kenapa, ketika saya dekat dengan.”dia”, saya merasa kalau ada hal yang kurang saya bisa mengerti.
Saya tahu kalau dia menyukai seseorang, tetapi yang saya tidak mengerti adalah
bagaimana dia bisa bertahan dengan something that very unsure.
Kenapa unsure?
Mari kita drop down lagi variable yang terdapat dalam relationship salah satunya seperti yang saya tulis di atas
Commitment
Saya termasuk orang yang direct, jika saya menyukai seseorang maka rather than holding back my feeling, saya lebih senang berkata dengan terus terang.
Misalnya kalau saya mau serius ngedate dengan seseorang, maka saya akan dengan senang hati mengajak dia untuk ngedate.
Karena bagi saya it’s harder to holding back. Jadi daripada saya membuat hati dan pikiran saya payah dan capek untuk mencompress perasaan saya, lebih baik saya ucapkan.
Namun tentu saja selain dalam ucapan verbal ataupun nonverbal, hal yang paling penting adalah bagaimana kita berkomitmen dengan ucapan kita.
Somehow what I see is relationship is like a hit and run flirt.
Saya tidak mengerti kenapa begitu mudahnya mereka melakukan flirt hingga seseorang feeling something to us, tapi kita membiarkan perasaan itu diam tidak berubah.
Kalau kata temen saya, hit and run itu mirip kaya baju basah, alias “digantung terus”.
If I were him, and I knew that someone I love waiting for my response, then I’ll response to her right here right now.
Tapi sayangnya saya bukan dia. Well, that’s a pity.
Tapi paling engga I knew that waiting is pain, so I’ll just waiting and relax my self. If my time is come, then I’ll prove to what did I promise to you about a things called relationship and commitment.
Tapi saat ini, saya jadi ingin bertanya. Sebenernya apa yang sudah dilakukan oleh dia sehingga sang wanita bisa tetap.tabah menunggu hal yang tidak pasti. I’m just curious to knew that. And I’m eager to knew what are she waiting for the relationship like that?
Ditulis dari kamar hotel camelia sambil membaca twitter seseorang. Thank for the inspiration