diacuhkan! Juli 3, 2009
Posted by adi martha in a pint of milk, my mind, my mind, body, and soul.trackback
setelah beberapa hari ini saya masih mencoba untuk sabar dan sadar. masih mencoba untuk tertawa, hari ini saya benar-benar sudah kehabisan akal, kehabisan metode, dan kehabisan kata-kata…
…
apalagi hari-hari terakhir ini saya lebih banyak berkutat di project “code::wrox” yang semakin hari, semakin kompleks saja rasanya. dan semakin saya dalami, semakin tenggelam diri saya. bahkan untuk class database dan active records sendiri sudah hampir 700 baris code.
saya terbiasa menulis hingga 1500 line of code, tetapi mengingat saya baru saja belajar PHP, dan baru mengerti fungsi-fungsinya dari kemarin, maka saya cukup heran dengan perkembangan LOC pada class-class yang saya buat. bahkan saya berpikir, nantinya LOC saya akan semakin besar!
dan akibat itu, saya mengacuhkan pikiran-pikiran kecil saya. saya lupa pada detail-detail hidup yang terjadi pada saya yang terlihat begitu kecil, namun begitu berpengaruh. apakah itu hasil pengamatan saya terhadap orang lain, atau sekedar perasaan saya terhadap diri sendiri, asumsi saya terhadap apa yang terjadi, ataupun konklusi saya terhadap suatu subject dalam diri.
saya lupa untuk berpikir tentang “bagaimana memandang hidup dari sisi yang kecil, dan pandangan yang berbeda!”
terakhir kali menulis tentang hal-hal yang sentimentil itu terjadi beberapa hari yang lalu, dan setelah itu saya mengerjakan code::wrox dengan sepenuh jiwa.
namun ketika saya sadar, ada 2 konklusi yang saya dapatkan:
- saya berusaha melupakan apa yang terjadi dengan mengerjakan hal lain
- saya memang hanya bisa mengerjakan hal-hal seperti ini
dan apapun yang saya pilih, saya tahu, kalau saya sudah sangat sangat susah sekali untuk maju. bayangkan ada berapa S disana?! “sudah sangat sangat susah sekali”, semakin banyak S nya…maka semakin rumit hadangannya.
jadi saya berusaha untuk mengalihkan energi saya kepada titik-titik lain yang bisa menjadi penyemangat di dalam diri saya. saya berusaha mengacuhkan perasaan saya, dan berusaha mengelabuhinya…berharap semuanya perlahan akan kembali, dan nanti pada suatu titik, ada seseorang yang rela membagi setengah bagian dalam dirinya untuk saya singgahi, untuk mengganti titik solid dalam hati ini…menjadi sebuah lembaran putih yang baru, dan siap untuk di tulisi kembali!
namun hari ini saya rupanya masih tidak sadar…
“kalau saya ini sudah tidak di anggap!”
mungkin saya benar-benar sudah jadi penganggu. sudah benar-benar tukang makan pulsa, dan penghabis pulsa nomor 1. dia bahkan pernah berkata…
“kalo ga penting ya balesnya kapan-kapan aja!”
dan ketika dia tidak membalas sms saya…saya tahu, kalau saya sudah tidak penting lagi. karena seluruh kepentingannya sudah habis, dan kami seperti masa pra-kontrak! ketika kontrak itu habis…maka selesailah kerja sama kami…
…
sayangnya penawaran kontrak baru sudah ditolak, sebelum saya mengucapkannya…
…
apalagi saya menawarkan kontrak permanen?! mungkin belum terucap…saya sudah di campakannya…hehehehehe…
dan sekali lagi, hari ini saya tidak belajar! saya di acuhkan sekali lagi…dan ketika saya sadar. saya seperti kembali pada state dimana saya berada beberapa hari yang lalu. pada keadaan dimana saya merasa,
“betapa pengapnya udara di sekitar saya!”
karena saya baru saja kehilangan udara yang selalu ada di sekitar saya…
…
entah kenapa, saya enggan menyerah…karena udara itu begitu indah, dan udara itu begitu semerbak. namun seperti kata deddy mizwar…
kerjalah daku, kau ku tangkap…
namun dalam kasus saya…
jangan kejar aku, aku tak mau di tangkap…
hehehe…
…

Komentar»
No comments yet — be the first.