hey I miss it…

biasanya setiap hari selalu menyapa blog yang sederhana ini. post yang berjibun juga menandakan kalau si penulis sedang aktif, atau memaksa aktif. dan ketika akhirnya tiba di puncak sebuah “ide”, dimana serasa terlalu banyak hal yang untuk di tulis, atau mungkin tidak ada hal lagi yang harus di tulis, maka seketika amnesia akut menjadi kambuh. amnesia yang membuat saya melupakan blog ini, walaupun hanya 1 hari…

kemarin saya sendiri lupa apa yang saya lakukan, saya hanya ingat kalau saya kemarin tidak kuliah, jadi saya bangun siang dan mengajar pukul 5 sore, jadi saya berangkat ke kampus sekitar jam 4. setelah sampai kampus saya mengajar dan ketika saya pulang, maka saya di sibukkan membaca Eyeshield 21 hingga jam 3 subuh, padahal saya hari ini harus mengajar pukul 07:30 pagi teng…

dan ketika saya sampai di rumah malam harinya, setelah 1 hari yang menyibukkan saya sendiri masih lupa kalau saya mempunyai blog, sebuah tempat dimana saya bisa berbicara, sedikit tertawa, mengungkapkan kesal, menebarkan rindu, atau sekedar berguling-guling tidak jelas di atas tanah.

dan ketika saya teringat blog ini saya lalu berkata, “hey I miss it…”. dan dengan begitu saya menuliskan sebuah hal tidak jelas, bahkan mungkin tidak penting. karena ketika anda membaca post ini anda mungkin akan bertanya, “lha, klo lupa ama blog sendiri trus kenapa?”.

tetapi bukankah 2 hari yang lalu, mengisi blog masih sebuah “keharusan”, dan masih masuk ke dalam jejeran top list kegiatan yang harus saya lakukan setiap hari, kalau begitu kenapa kebiasaan itu bisa tiba-tiba menghilang…???

kurang fokus??

mulai belajar untuk merekam…

hari ini setelah disibukkan dengan jadwal mengajar, apalagi tadi sekali lagi “skip” kelas, karena malas untuk masuk ke dalam kelas yang dingin dan pelajaran Artificial Intelligence yang cukup membosankan. akhirnya saya memutuskan untuk duduk di depan kelas membaca novel Candi Murca : Ken Arok, Hantu Padang Karautan, yang akhir-akhir ini menjadi salah satu bacaan yang saya selalu baca dimanapun saya berada. setelah kelas selesai, seperti biasa saya langsung menuju Evo dan mengajar hingga pukul 5.

karena beberapa hal, akhirnya proses mengajar berhenti tepat jam setengah 5, artinya lebih cepat 1/2 jam daripada apa yang dijadwalkan. mungkin karena shift terakhir murid yang datang hanya 1 orang, sehingga pelajaran menjadi lebih cepat berlalu.

ketika saya sampai di rumah, saya segera mengeluarkan laptop dan iseng-iseng untuk mencoba rekaman sekali lagi. dengan bermodal nekat, dan pengetahuan yang kurang dari cukup, maka saya memulai sesi rekaman saya di laptop Axioo TSJ 8162 yang saya cintai ini.

dengan menggunakan software Acoustica MixCraft yang sederhana dan memiliki tampilan yang friendly, maka saya dengan mudah bisa mengoperasikannya, bahkan tanpa perlu bolak-balik membaca help yang tersedia di software tersebut.

setelah beberapa lama berkerja, akhirnya saya bisa menyelesaikan rekaman. walaupun tidak sampai habis, karena capek (rekaman itu walaupun cuma duduk, tapi cape banget…). setelah semua konsep Raw nya selesai, maka saya melakukan Mix Down untuk mencampur lagu-lagu Raw itu menjadi satu.

dan … tadaaaa …. ini lah hasilnya : download.

pada demo itu saya mencoba melakukan cover pada salah satu band kesukaan saya yaitu Depapepe, di sana saya mencoba meng-cover lagu Start yang energic dan penuh gairah dari Depapepe. tune nya indah dan catchy, permainannya simple dan benar-benar indah.

memang masih sangat-sangat jauh dari sempurna, namun setidaknya saya bisa mau belajar dan sedang ingin belajar untuk melakukan recording yang lebih baik. tentu saja dengan alat yang lebih banyak dan hasil yang semoga saja lebih baik…

excuse is an excuse…

kemarin ketika saya mengajar hingga petang hari. dimana bulan masih enggan menampakkan dirinya, kota Jakarta yang sepi menemani langkah saya untuk pulang dan beristirahat dirumah. saya memutuskan untuk tidak menginap di kontrakan teman, karena jadwal mengajar saya pada pagi hari tidak ada untuk hari ini, muridnya ijin, katanya ada “kegiatan”.

saya mencoba untuk bangun lebih pagi, karena takut tidak ada angkot, namun alih-alih bangun lebih awal, dan mempersiapkan hari dengan lebih baik. saya menjadi enggan untuk bangun dan semakin lelap tidur di perbaringan, alarm yang ada di Handphone pun tak di hiraukan, saya benar-benar mengantuk pagi tadi.

Lanjut membaca

angry, frightening, and guilty (or not?)…

hari ini saya entah kenapa tersulut emosinya karena alasan tidak jelas. kasihan mba’ roh, pembantu yang kerja di rumah. walaupun tidak dalam perlakuan fisik, tapi mentally i was attack her, dan dia pasti shock. soalnya klo saya marah, I even don’t ever think with who…

sebenernya masalah sepele, 2pele, 3pele…remeh-temeh dan tidak patut di perbicangkan hanya saja, hal ini membuat saya tadi berpikir dan bercermin. bagaimana seharusnya saya bersikap.

Lanjut membaca

angkot mogok, yang susah siapa?

oke, setelah puas dengan colak-colek yang membuat saya setidaknya bisa tersenyum dan sedikit tertawa. kali ini saya akan membicarakan pengalaman pahit yang menimpa saya kemarin. mungkin bukan pengalaman pahit sih, tetapi lebih ke “pengalaman melelahkan”.

alkisah di suatu siang, saat itu jam tepat menunjukan pukul 13:00. nah tinggal 20 menit lagi maka kelas akan di mulai, saya ke depan dan menunggu sebuah angkot M11 yang akan mengantar saya menuju gerbang kampus saya yang tercinta.

tunggu, punya tunggu…angkot yang di harapkan tidak datang-datang jua, jalanan sepi seperti kuburan, yang berseliweran hanya debu dan asap dari kendaraan pribadi. beberapa tukang ojek nampaknya menikmati rejeki lebih hari ini, karena mereka tersenyum-senyum di ujung seberang sana.

Lanjut membaca

colek-colek itu perilaku menyimpang…

hari ini sebenernya hari yang kacau, but that things can be write later on, lagipula topik yang menggelitik ini lebih lucu dan lebih seru untuk diceritakan. bukankah mengamati adalah tugas manusia, namun apabila ternyata kita mengamati orang yang “kurang suka” terhadap kita, kira-kira bagaimana rasanya ya?

banyak orang yang kita tentu kita temui setiap hari. mulai dari yang bermuka masam, hingga orang yang bermuka tiga baik. dan mengamati orang-orang seperti kegiatan normal yang kita lakukan. baik orang yang berada sebagai object terdepan, seorang moderator, dosen, guru, ataupun ketua orator waktu demo (saya ga pernah demo lo…). atau mungkin orang yang ada disebelah kita…

Lanjut membaca

rekaman itu sulit…

setelah kemarin Behringer UCG-102 Guitar Link tiba di rumah, langsung test drive di laptop. install driver, and “whalla”…terhidanglah sebuah media rekaman untuk seorang gitaris amatiran seperti saya. setidaknya dengan adanya alat ini, hasrat saya untuk memainkan beberapa kunci G-C-D yang saya kuasai bisa terpuaskan. namun seperti yang saya duga…alat ini perlu sebuah bantuan Head Phone supaya saya bisa berinteraksi dengan baik dengan alat ini, dan konyolnya saya tidak punya head phone sama sekali.

saya memutuskan untuk mencarinya di sekitar Binus (besok), namun saya ingin sekali mencari head phone yang lebih bagus dan lebih baik…mungkin jika di sekitar Binus harga headphone bisa 30rb…saya lebih memilih headphone itu di bandingkan hasrat saya memiliki sebuah headphone yang cukup berkelas, namun murah.

Lanjut membaca

radang lagi?!

sudah 2 hari ini sakit tenggorokan dan flu kembali menyerang. mungkin karena perubahan cuaca, dan semoga saja memang karena perubahan cuaca. semoga saja bukan karena bagian diri yang rindu dengan bulan…

sakit tenggorokan adalah hal yang biasa juga, karena tuntutan pekerjaan yang membutuhkan suara dan memberikan komando dengan suara. bukan, saya bukan seorang jendral, bukan juga seorang penyanyi. saya hanya sebuah object kecil di depan kelas…masih sebuah object yang kecil, namun sudah bisa menimbulkan radang tenggorokan…apalagi jika nanti (mungkin saja) saya menjadi object yang lebih besar?

sepertinya hari ini dan besok saya harus benar-benar istirahat dan merebahkan tubuh saya, karena jika tidak maka hari senin saya tidak bisa menjadi object terdepan di kelas kembali, lagipula ada kuliah yang menunggu hari senin nanti….

ah ingin rasanya cepat sembuh…kasihan tubuh ini terlalu di paksa, atau mungkin memang saya tidak punya “otak” sewaktu mengambil jadwal mengajar…

menulis itu seperti ‘nafsu’?

ketika saya pertama kali membuat blog, menulis seperti sebuah kewajiban. setiap hari saya ingin menulis (begitu juga sekarang), namun ternyata masa-masa itu menjadikan menulis sebagai sebuah nafsu.

“liar, tak terkendali, dan cepat terpuaskan…”

sebenarnya saya ingin menuliskan “gampang terlupakan” juga pada barisan di atas, namun saya rasa hal itu tidak juga, karena tidak beberapa lama setelah nafsu itu pergi, nafsu untuk menulis datang kembali. jadi kita masih belum bisa melupakan menulis, mungkin kita hanya lupa kalau kita punya blog.. Lanjut membaca

BBM, benar-benar-membingungkan…

bingung…

hari ini BBM resmi bakalan naik. tepat pukul 23:59:59 nanti harga BBM akan naik sebesar 2500 perak. sebuah kenaikan yang cukup signifikan, namun tentu saja jika di bandingkan harga minyak dunia, atau negara-negara lain, maka harga minyak di Indonesia masih cukup murah (Gas prices around the world).

bandingkan dengan harga BBM di Korea yang bisa mencapai $4. jika di naikan 2500 saja sudah repot dan kelabakan, apalagi jika harga bensin mencapai $4? wow…saya bisa bayangkan presiden akan turun setiap 3 bulan sekali, dan rotasi kabinet akan sama cepatnya seperti pergantian pemain dalam sebuah permainan futsal…

Lanjut membaca